Konektor-konektor standar yang sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari kita maupun dalam Industri diantaranya adalah Konektor USB, Konektor BNC, Konektor Koaksial, Konektor DC Power Supply, Konektor Banana, Konektor D, Konektor RJ45 dan masih banyak lagi. Berikut ini adalah penjelasan singkat dan bentuk (gambar) beberapa Jenis Konektor
Antara ujung konektor yang satu dengan konektor satunya tidak memiliki urutan warna yang sama, karena ada penyilangan. Crossover kabel memiliki fungsi menghubungkan client ke client. Kabel ini digunakan untuk menghubungkan perangkat sejenis, seperti komputer ke komputer, komputer ke router, dari switch ke switch dan sebagainya.
Berdasarkan sudutnya, elbow terbagi menjadi dua, yaitu elbow 90Β° dan elbow 45Β°. Untuk jenis penyambungannya, ada dua macam elbow, yaitu elbow drat (elbow drat luar/elbow drat dalam) dan elbow biasa. 3. Tee Stuck PVC. Tee Stuck PVC lebih dikenal dengan sambungan T. Fungsinya yaitu untuk menyambung tiga buah pipa yang membentuk siku-siku.
Macam β macam Media Transmisi Jaringan 1. Wired Network (Media Transmisi dengan Kabel) Sebagian besar jaringan komputer saat ini menggunakan sistem wired network ini. Namun, medi ini mempunyai keterbatasan jangkauan dan tidak efisien. Jaringan dengan kabel ini cocok untuk rumah, sekolah, kampus dan lainnya.
Vay Tiα»n Nhanh Ggads. 0% found this document useful 0 votes176 views8 pagesOriginal TitleJENIS DAN MACAM KONEKTOR PADA JARINGAN KOMPUTERCopyrightΒ© Β© All Rights ReservedShare this documentDid you find this document useful?0% found this document useful 0 votes176 views8 pagesJenis Dan Macam Konektor Pada Jaringan KomputerOriginal TitleJENIS DAN MACAM KONEKTOR PADA JARINGAN KOMPUTERJump to Page You are on page 1of 8 You're Reading a Free Preview Pages 5 to 7 are not shown in this preview. Reward Your CuriosityEverything you want to Anywhere. Any Commitment. Cancel anytime.
Pengertian Konektor Beserta Fungsi dan Jenis-Jenis Konektor warungkomputer. Kali ini saya akan membahas mengenai pengertian konektor, fungsi dan jenis β jenis konektor pada jaringan komputer. Sebuah jaringan komputer memerlukan sebuah konektor untuk dapat saling terkoneksi antara satu komputer dengan komputer lainnya dalam satu jaringan maupun berbeda jaringan. Pengertian Konektor Beserta Fungsi dan Jenis-Jenis Konektor Pengertian Konektor Konektor adalah alat yang dapat menguhubungkan perangkat-perangkat jaringan ke kabel fiber optik sehingga transmisi data dapat berjalan dengan adanya konektor kabel-kabel jaringan tidak dapat terhubung dengan network adaptor atau NIC. Saat ini, banyak sekali jenis-jenis konektor dengan nama yang berbeda β beda dan untuk keperluan yang berbeda-beda juga. Selain konektor standar yang sering kita temui seperti konektor USB, Konektor BNC dan Konektor Koaksial, terdapat juga konektor yang dirancang khusus untuk dipasangkan di PCB untuk menghubungkan satu rangkaian PCB dengan rangkaian PCB lainnya. Fungsi Konektor Fungsi konektor ada untuk menjaga transmitter maupun receiver atau mengirim dan menerima sinyal informasi dengan baik tanpa ada gangguan dan masalah. Oleh karena itu, ketepatan koneksi dan jenis konektor yang diguanakan sangat berpengaruh pada data yang ditransmisikan. Ataupun secara singkatnya fungsi Konektor adalah sebagai penghubung antara perangkat satu dengan perangkat yang lainnya namun ada juga beberapa konektor yang memiliki fungsi yang berbeda. Jenis β Jenis Konektor Berikut jenis β jenis konektor, yaitu Konektor BNC BNC Bayonet Neill-Concelman Konektor yang sangat umum adalah jenis RF Konektor digunakan untuk terminating coaxial cable. Penggunaan konektor BNC Bayonet Neill-Concelman ini biasanya digunakan dalam kabel coaxial untuk televisi, radio, komputer pada topologi tertentu. Konektor BNC merupakan alternatif dari Konektor RCA komposit jika digunakan untuk video pada perangkat video komersial, walaupun banyak konsumen elektronik dengan perangkat RCA jacks dapat digunakan dengan BNC hanya peralatan komersial video melalui adaptor sederhana. Konektor BNC digunakan untuk koneksi sinyal seperti Analog dan digital interface serial sinyal video. Amatir radio antena. Penerbangan elektronik avionik . Peralatan uji. Konektor RJ Konektor RJ adalah standar fisik jaringan β baik konstruksi dan wiring jack pola untuk menghubungkan telekomunikasi data. Perangkat pendukung jaringan komputer ini berfungsi untuk menghubungkan, kabel UTP kedalam komputer melalui port RJ yang dihubungkan dalam NIC. Kabel konektor RJ ini banyak jenis tipenya, namun untuk jenis kabel yang standar dipake di daerah Amerika adalah tipe RJ11, RJ14, RJ45. Dan Setiap konektor harus disesuaikan dengan tipe NIC dan tipe kabelnya masing β masing. Konektor Pada Coaxial Berikut adalah macam-macam konektornya BNC RG59 Konektor BNC RG59 ini adalah Konektor yang digunakan sebagai penghubung antara kabel dengan perangkat CCTV baik monitor, DVR, maupun Camera. Konektor ini khusus dipergunakan untuk kabel CCTV jenis RG6. Konektor BNC RG59 ini adalah merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. Konektor BNC RG59 ini dihubungkan ke kabel coaxial dengan cara di-crimping. BNC to BNC Konektor BNC to BNC ini adalah Konektor yang digunakan untuk menyambung kabel dari BNC RG6 BNC RG6 yang akan dihubungkan ke Monitor, TV, dan DVR. Konektor BNC to BNC ini merupakan terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. BNC-RCA Konektor BNC β RCA ini adalah Konektor yang digunakan untuk merubah BNC menjadi RCA yang akan dihubungkan ke Monitor atau ke TV. Konektor BNC β RCA ini merupakan adalah terminasi yang dianjurkan oleh para ahli dan juga banyak dipakai oleh pemilik rumah / bangunan dalam instalasi CCTVnya. Konektor FC FC Fiber Connector , konektor jenis ini digunakan untuk kabel single mode dengan akurasi yang sangat tinggi dalam menghubungkan kabel dengan transmitter maupun receiver. Konektor ini menggunakan sistem drat ulir dengan posisi, sehingga jika dipasangkan dengan perangkat lain, akurasinya tidak akan mudah berubah. Selain itu kebel ini mempunya akurasi yang dangat tinggi jika di hubungkan dengan transmitter maupun reciever. Konektor SC SC Subsciber Connector , konektor ini digunakan untuk kabel single mode. Konektor inimenggunakan sistem cabut β pasang, dan juga mudah untuk di dapatkan karena konektor SC memang banyak tersedia di pasaran dan harganya juga mahal. Konektor ini tidak terlalu mahal, simpel, dan dapat diatur secara manual dan juga kecepatanpengiriman akurasinya baik bila dipasangkan ke perangkat lain. Konektor ST ST Straight Tip , konektor ini miri dengan konektor BNC yang bentuknya seperti bayonet berkunci. Konektor ST Sangat umum digunakan untuk kabel fiber yang single atau pun multi mode ataupun untuk kabel multi mode maupun single mode. Sangat mudah digunakan baik dipasang maupun dicabut. Konektor Biconic Jenis konektor ini adalah jenis konetor yang pertama kali muncl untuk konektorfiber optic, dan untuk penggunaan nya sangat jarang sekali sekarang. tetapi tetap masi ada yang masi menggunakan nya untuk menghubungkan perangkat yang ada di server-server dan data center dengan perangkat versi lama. Jenis Jenis Konektor Patch Cord Fiber Optic . Konektor D4 Konektor D4 ini hampir mirip dengan FC Fiber Connector hanya berbeda ukurannya saja. Perbedaannya sekitar 2 mm pada bagian ferrule- nya. Konektor SMA Konektor SMA ini merupakan pendahulu dari konektor ST Straight Tip yang sama β sama menggunakan penutup dan pelindung. Namun dengan perkembang ST konektor, maka konektor ST ini sudah tidak berkembang lagi penggunaannya. Konektor LC Dikembangkan oleh Lucent Technologies, konektor LC atau Lucent Connector, berukuran sekitar setengah ukuran konektor SC. Konektor LC digunakan untuk penyebaran dengan kepadatan tinggi dimana beberapa serat berhenti di dalam ruang tertutup. Konektor faktor bentuk kecil, konektor LC menggunakan ferrule dengan mekanisme tab penahan yang serupa dengan konektor telepon atau RJ-45. Sama seperti konektor SC, bodi konektor LC berbentuk persegi, dan dua konektor LC biasanya diikat bersamaan dengan klip plastik untuk membuat koneksi dupleks. Konektor LC dapat digunakan dengan kabel singlemode dan multimode. Pencocokan konektor LC memiliki insertion loss sebesar Konektor FDDI FDDI Fiber Distributed Data Interface adalah interface jaringan menggunakan kabel serat optic dengan kapasitas sampai 100Mbps, FDDI kebanyakan digunakan sebagai teknologi backbone kecepatan tinggi oleh karena dukungannya untuk penyediaan bandwidth yang lebih besar dari kabel tembaga biasa. Sumber
Jenis Konektor Dalam dunia teknologi jaringan, konektor merupakan perangkat jaringan yang sangat diperlukan, yang digunakan untuk menghubungkan kabel dengan port yang terdapat pada perangkat lainnya. Banyaknya jenis konektor jaringan membuat kita perlu untuk mengenal jenis dan kegunaannya, agar kita tidak salah dalam memilik konektor untuk kabel jaringan yang sudah kita miliki. Ok dari pada berlama kita langsung pada ulasan macam β macam konektor jaringan yang sering digunakanBaca Juga Harga Kabel UTP Terbaru Serta Fungsi Dan JenisnyaHarga Kabel Coaxial Lengkap Dengan Jenis Dan FungsinyaMacam β Macam Jenis Kabel Jaringan Dan KonektornyaKonektor BNCBNC Bayonet Neill Concelman merupakan salah satu jenis konektor jaringan yang digunakan untuk terminal kabel Coaxial dan jenis konektor BNC yang banyak digunakan adalah jenis RF. Dalam dunia jaringan, konektor ini biasanya banyak diimplementasikan pada jaringan dengan topologi Bus dan topologi Ring. Selain digunakan untuk jaringan, konektor BNC juga sering digunakan untuk CCTV, televisi dan sobat komputer akan banyak menemukan jenis β jenis konektor BNC, adapun jenis konektor BNC tersebut antara lain sebagai berikut 1. BNC RG59 Jenis konektor ini banyak digunakan untuk menghubungkan perangkat β perangkat elektronik seperti CCTV baik itu DVR maupun kamera pada CCTV. Konektor ini merupakan transmisi yang cukup baik sehingga banyak para ahli merekomendasikan untuk menggunakan konektor jenis RG56 untuk BNC RG6Sama seperti konektor BNC-RG59, jenis konektor ini banyak digunakan untuk CCTV, baik itu untuk DVR atau untuk BNC to BNCJenis konektor BNC yang satu ini banyak digunakan untuk menyambungkan kabel Coaxial dengan menggunakan konektor BNC RG6. Sama seperti jenis konektor BNC RG59, jenis konektor ini juga sangat direkomendasikan oleh banyak BNC β RCAJenis konektor BNC yang satu ini banyak digunakan untuk TV, konektor ini berfungsi untuk merubah BNC ke RCAKenektor RJJenis konektor jaringan yang satu ini merupakan konektor standart yang digunakan untuk jaringan komputer. RJ sendiri merupakan kependekan dari Register Jack . Fungsi konektor ini adalah sebagai penghubung kabel jaringan dengan NIC pada perangkat jaringan. Dipasaran ada beberapa jenis konektor RJ. diantaranya adalah RJ-45, RJ β 11C, RJ-11W, RJ-17C, RJ-12C, RJ-W, RJ-13C, RJ-13W, RJ-14C, RJ-14W, RJ-16X, RJ-18C, RJ-19C dan lain BiconikKonektor Biconik merupakan konektor generasi pertama yang digunakan untuk penghubung kabel fiber optik. Walaupun kini sudah sangat jarang penggunaanya, akan tetapi beberapa perangkat lama masih mendukung jenis konektor jaringan yang satu FCFC Fiber Connector , Jenis konektor jaringan yang satu ini merupakan konektor yang digunakan untuk kabel Fiber Optik single mode, konektor ini memiliki tingkat akurasi yang cukup tinggi, sehingga sangat dikomendasikan oleh para ahli. Sistem yang digunakan pada konektor ini adalah sistem drat ulir sehingga cukup kuat terhadap SCSC Subsciber Connector , Sama seperti konektor FC, konektor SC juga banyak digunakan penghubung kabel Fiber Optik dengan perangkat jaringan yang lain. Perbedaannya adalah dari sistem yang digunakan, jenis konektor yang satu ini menggunakan sistem pasang β cabut dalam STST Straight Tip Jenis konektor untuk kabel fiber optik yang satu ini juga banyak digunakan di lapangan, hal ini karena kemudahan dalam penggunaannyan baik untuk memasang maupun mencabutnya. Konektor ini cukup baik digunakan untuk kabel fiber optik single mode atau multi D4Jenis konektor untuk kabel fiber optik yang satu ini mirip dengan konektor FC, akan tetapi yang membedakan hanya dari ukurannya LCJenis konektor fiber optik yang satu ini hampir mirip dengan konektor SC, hanya ukurannya yang lebih kencil dari jenis konektor SC. Jenis konektor jaringan yang satu ini dapat digunakan untuk single mode atau juga multi FDDI Jenis konektor yang satu ini banyak digunakan untuk jaringan backbound kecepatan tinggi dengan kecepatan 100 SMAKonektor yang satu ini sudah tidak dikembangkan lagi penggunaannya, meskipun jenis konektor ini cukup aman untuk digunakan. Sistem yang digunakan jenis konektor ini adalah sistem ulir, dewasa ini konektor ini banyak digunakan untuk kabel pigtail pada untuk menyambungkan perangkat access point ke ulasan mengenai macam β macam konektor jaringan yang sering digunakan, semoga ulasan diatas dapat bermanfaat untuk sobat komputer dimanapun berada. Jangan lupa untuk mendaftar New Lattes di Utopicomputers untuk berlangganan artikel dari situs ini. Sampai jumpa lagi pada topik ulasan teknologi komputer terkaitApa Itu Bandwidth ? Berikut Pengertian Dan FungsinyaApa Itu Video Conference ? Berikut Pengertian dan FungsinyaApa Itu Jaringan Komputer ? Berikut Pengertian Dan FungsinyaApa Itu Mikrotik Routerboard ? Berikut Pengertian dan FungsinyaApa Itu Proxy Server ? Berikut Pengertian dan FungsinyaApa Itu VPN ? Berikut Pengertian dan FungsinyaApa itu Firewall ? Berikut Pengertian dan FungsinyaApa Itu Kartu Jaringan ? Berikut Pengertian Dan Fungsi LAN CardApa Itu Access Point ? Berikut Pengertian Dan Fungsi
Pada lintasan kami yang berikut ini akan fokus pada pembahasan tentang jenis-jenis kabeli fiber optik lengkap beserta gambarnya dan juga menurut modelnya. Pengetahuan ini juga akan melengkapi ragam kreasi sebelumnya yang telah ada pada blog Tujuan Pembelajaran Bertema Kabel Fiber OptikPengertian Fiber OptikJenis-Jenis Kabel Fiber OptikTipe Kabel Optical Fibers dan speknyaPenggunaan Kabel Serat Optik Pada Dunia IndustriPrinsip Kerja Fiber OptikPlus β Minus Fiber Optik Tujuan Pembelajaran Bertema Kabel Fiber Optik Mengetahui Definisi/Pengertian Fiber Optik Mengetahui Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik Mengetahui Tipe Kabel Fiber Optik Mengetahui Pemanfataan Kabel Fiber Optik Dalam Dunia Industri Mengetahui Komponen Kabel Fiber Optik Mengetahui Plus β Minus Kabel Fiber Optik Jenis-jenis kabel fiber optik berdasarkan aplikasi standar yang digunakan juga dibahas sedemikian rupa. Dalam beberapa tahun terakhir memang semakin nyata bahwa serat optik keberadaannya semakin menggeser kawat tembaga sebagai cara yang tepat untuk transmisi sinyal komunikasi. Kabel fiber optik telah menjadi tulang punggung bagi banyak sistem jaringan. Pemanfaatannya makin meluas mulai dari layanan televisi kabel, pada kampus universitas, gedung perkantoran, pabrik industri, perusahaan utilitas listrik dan banyak ragam lainnya. Pengertian Fiber Optik Sistem fiber optik sejatinya ada kemiripan dengan sistem kawat tembaga. Perbedaannya adalah bahwa pada fiber optik menggunakan sinyal cahaya untuk mengirimkan informasi ke jalur fiber sedangkan pada kawat tembaga memakai sinyal elektronik untuk mengirimkan informasi ke jalur tembaga. Size yang terdapat pada serat optik bersifat mikro dan nampak halus berdiameter sekitar 120 Β΅m. Jika dibandingkan dengan rambut orang, masih jauh lebih kecil fiber optik. Prinsip pada fiber optic yaitu memakai pembiasan cahaya pada sebuah sistem transmisi berkecepatan tinggi. Sumber cahaya ini biasanya dari LED atau bisa juga dari laser yang dipakai saat proses transmisi berlangsung. Hampir mendominasi dibandingkan kawat tembaga, kabel Fiber optik makin banyak digunakan pada jaringan telekomunikasi. Menjadikan akses penuh dan berkecepatan begitu tinggi, membuat serat optik selalu jadi pilihan yang terdepan. Jenis-Jenis Kabel Fiber Optik Ini termasuk pemahaman yang perlu ditekankan dan setelah kita paham tentang definisi dari serat optik. Setidaknya ada 2 garis besar dalam mengklasifikasikan jenis fiber optik. Jenis ini berdasarkan prinsip mode transmisi. Demikian selengkapnya lihat dibawah 1. Fiber Optik Mode Tunggal Kabel fiber optik mode Tunggal single persis sesuai penamaannya, jenis serat optik ini hanya memancarkan satu mode cahaya. Dengan kata lain, ia hanya dapat membawa satu panjang gelombang cahaya dalam suatu waktu. Panjang gelombang tersebut sekitar 1310 nm atau 1550 nm. Apakah karena memancarkan 1 mode cahaya akan membuat Fiber optik Mode Single kemampuannya dalam mentransfer data jadi lebih sedikit? Nyatanya tidak demikian, pada fiber optik tipe tunggal kemampuannya jauh lebih baik daripada serat optik multimode karena memiliki bandwidth lebih banyak dan kekurangannya lebih sedikit dibanding multimode. Dari segi kecepatannya, tak tertandingi. Ada juga hal yang menarik, keberadaan Fiber mode Tunggal muncul sesudah Fiber optik jenis Multimode. Selain itu, karena cahaya dalam mode tunggal bergerak dalam arah lurus, berakibat ada lebih sedikit minusnya dibanding multimode, dan itu dapat digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan koneksi jarak jauh. Kekurangan dari Mode Tunggal ini diantarnya lebih sulit pada saat proses instalasi pemasangan. 2. Fiber Optik Multimode Sesuai dengan namanya, jenis fiber optik yang satu ini memungkinkan terjadinya beberapa mode cahaya untuk melakukan perjalanan di sepanjang porosnya. Secara fisik dibandingkan Mode single, Multimode fiber optic memiliki diameter inti yang lebih tebal. Panjang gelombang cahaya dalam serat multimode berada dalam spektrum yang terlihat mulai 850 hingga 1300 nm. Refleksi gelombang di dalam fiber multimode terjadi pada sudut yang berbeda untuk setiap mode. Akibatnya, berdasarkan sudut-sudut ini, jumlah refleksi dapat bervariasi. Fiber optic Multi mode ini terbagi lagi menjadi dua jenis yaitu Fiber optik multimode stepped index Fiber optik multimode graded index. Tipe Kabel Optical Fibers dan speknya Diantara yang beredar dan banyak diketahui, entah itu yang diterapkan secara pribadi pada sebuah komponen tertentu atau yang sering dijumpai dalam suatu keumuman yang ada, dibawah ini akan diterangkan tipe kabel fiber optik. selangkapnya dibawah ini,silahkan simak. Multimode Fiber 1. OM1 Warna Pembungkus Kabel β Oranye Size Inti β Kecepatan Rata-Rata Data β 1Gb 850nm panjang gelombang Jarak β mencapai 300 meter Diaplikasikan pada β Jaringan jarak pendek, Jaringan Area Lokal LAN & jaringan pribadi 2. OM2 Warna Pembungkus Kabel β Oranye Size Inti β 50um Kecepatan Rata-Rata Data β 1Gb 850nm panjang gelombang Jarak β mencapai 600 meter Diaplikasikan pada β Jaringan jarak pendek, Jaringan Area Lokal LAN & jaringan pribadi Umumnya digunakan untuk jarak yang lebih pendek. Jangkauan jaraknya 2X lebih panjang dari OM1 3. OM3 β Multimode yang Dioptimalkan Laser Warna Pembungkus Kabel β Aqua Size Inti β 50um Kecepatan Rata-Rata Data β 10Gb 850nm panjang gelombang Jarak β mencapai 300 meter Menggunakan lebih sedikit mode cahaya, memungkinkan peningkatan kecepatan Mampu menjalankan 40GB atau 100GB hingga 100 meter menggunakan konektor MPO Diaplikasikan pada β Jaringan Pribadi Yang Lebih Besar 4. OM4 β Multimode yang Dioptimalkan Laser Warna Pembungkus Kabel β Aqua Size Inti β 50um Kecepatan Data β 10G 850nm panjang gelombang Jarak β mencapai 550 meter Mampu menjalankan 100GB hingga 150 meter menggunakan konektor MPO Diaplikasikan pada β Jaringan Berkecepatan Tinggi, Pusat Data, Pusat Keuangan, Korporasi dan Kampus 5. OM5 β Multimode Fiber terbaru dan terhebat Warna Pembungkus Kabel β Hijau Kapur Sifatnya kompatibel dan mampu dipasangkan dengan kabel OM3 dan OM4 Kemampuan rentang panjang gelombang yang lebih luas antara 850nm dan 953nm Dirancang untuk mendukung Short Wavelength Division Multiplexing SWDM Dapat mentransmisi dikisaran 40GB/detik dan 100GB/detik Diaplikasikan pada β Jaringan dan data center high-speed yang memerlukan jarak sinergi lebih besar dan kecepatan yang jauh lebih tinggi. Single Mode Fiber 1. Kabel Mode Tight Buffered OS1 Setiap fiber memiliki lapisan pelindung sebanyak dua lapis diberi kode warna untuk identifikasi. Satu lapisan berupa plastik dan lapisan lainnya berupa acrylate tahan air. Diaplikasikan pada β Penggunaan Dalam Ruangan, loop lokal telco jarak menengah, LAN dan sambungan point-to-point di kota, bangunan, pabrik, taman, kantor atau kampus. OS1 dapat mendukung kecepatan hingga 10G dan jarak hingga sekitar 10 km 6 mil. 2. Kabel Mode Loose Tube OS2 Semua fiber tanpa pembungkus selain lapisan luarnya. Setiap serat memiliki lapisan berwarna untuk identifikasi. Selain tahan abrasi, fiber kabel ini biasanya diisi dengan gel optik yang melindungi serat dari kelembaban. Terminasi konektor membutuhkan kit kipas. Diaplikasikan pada β Penggunaan Luar Ruangan, jumlah serat tinggi, tulang punggung telco dan jalur backhaul jarak jauh, aplikasi penanaman langsung di sepanjang jalan dan jalur kereta api. OS2 dapat mendukung kecepatan hingga 100G dan jarak hingga 200km 124 miles. Penggunaan Kabel Serat Optik Pada Dunia Industri Dunia komunikasi jaringan telah sepenuhnya direvolusi oleh kabel fiber optik, sejak dibuat hampir 40 tahun yang lalu. Beberapa penggunaan yang biasa dijumpai untuk kabel fiber optik tercantum di bawah ini Internet Disebabkan kemampuannya mentransmisikan data dalam jumlah besar dengan kecepatan tinggi, kabel fiber optik menjadi tumpuan utama dan meninggalkan kawat tembaga tradisional. Kabel serat optik lebih fleksibel, lebih ringan, lebih tebal, dan dapat membawa lebih banyak data. Telepon Dalam dunia telekomunikasi fiber optik mampu memberikan koneksi lebih cepat dan percakapan lebih jelas tanpa menimbulkan delay yang menjenuhkan. Televisi Kabel Kemampuannya mentransmisi bandwidth berukuran besar dalam waktu yang cepat membuatnya sempurna untuk mentransmisikan sinyal untuk TV HD. Dunia Kedokteran Gigi dan Bedah Termasuk Penelitian Mikroskopis dan Biomedis. Kabel serat optik banyak digunakan dalam bidang kedokteran dan penelitian ilmiah lainnya. Jaringan komputer Pada suatu sistem jaringan komputer diperlukan kecepatan, kabel serat optik mampu mengakomodir kebutuhan tersebut. Industri Otomotif Dimana kabel serat optik memainkan peran keamanan yang sangat penting dalam kendaraan modern saat ini. Kabel ini banyak digunakan untuk penerangan eksterior dan interior kendaraan. Dan, kabel serat optik menjadi sangat berharga dalam penggunaan aplikasi keamanan seperti airbag dan kontrol traksi. Alasan untuk ini adalah kenyataan bahwa sinyal dapat ditransmisikan antara berbagai bagian kendaraan dengan kecepatan kilat. Sistem Pencahayaan dan Dekorasi Karena kabel serat optik memberikan solusi yang ekonomis, sederhana, dan menarik untuk sebuah sistem pencahayaan. Aplikasi Antariksa dan Militer Tingkat keamanan data yang sangat tinggi diperlukan dalam aplikasi luar angkasa dan militer, dan kabel serat optik memberikan solusi ideal atasi masalah itu. Inspeksi Mekanis Dimana kabel serat optik digunakan untuk memeriksa tempat-tempat yang sulit dijangkau, misalnya tukang pipa yang memeriksa pipa, dan inspeksi lokasi oleh para insinyur. Komponen Fiber Optik 1. Inti Core Inti atau core , yang membawa cahaya, adalah bagian terkecil dari serat optik. Inti fiber optik seringnya dibuat dari kaca, walaupun beberapa terbuat dari plastik. Kaca yang digunakan pada intinya adalah silikon dioksida SiO2 yang sangat murni, bahan yang sangat jernih sehingga Anda dapat melihatnya sejauh 5 mil seolah-olah Anda melihat melalui jendela rumah. Core serat optik diproduksi dalam diameter yang berbeda untuk aplikasi yang berbeda. Ukuran inti yang umum digunakan dalam telekomunikasi adalah 9um, 50um, dan 2. Cladding Kelongsong/selubung Cladding ini disebut juga Kelongsong atau selubung pembungkus. Dimana posisinya mengelilingi inti dan memberikan indeks bias yang lebih rendah untuk membuat serat optik bekerja. Ketika selubung kaca digunakan, selubung dan inti diproduksi bersama dari bahan berbasis silikon dioksida yang sama dalam keadaan menyatu secara permanen. Seperti core-nya, cladding diproduksi dengan diameter standar. Dua diameter yang paling umum digunakan adalah 125um dan 140um. Cladding 125um biasanya mendukung ukuran inti 9um, 50um, dan 85um. Cladding 140um biasanya memiliki inti 100um. 3. Coating Lapisan/Pelapis/mantel Coating adalah lapisan pelindung dari serat optik. Lapisan ini berfungsi sebagai penyerap guncangan, goresan, dan juga melindungi dari kelembaban yang berpotensi merusak kelongsong cladding. Tanpa coating, fiber optik akan menjadi sangat rapuh. Diameter luar coating biasanya 250um atau 500um. Umumnya coating ini tidak berwarna. Coating yang dijumpai dalam fiber optik dipilih untuk jenis kinerja atau lingkungan tertentu. Salah satu jenis coating yang paling umum adalah akrilat. 4. Strength Member dan Outer Jacket Prinsipnya tidak berbeda jauh dengan coatingy, yaitu sebagai pelindung. Lapisan ini merupakan material pembungkus terluar yang senantiasa berhadapan langsung dengan kontak dari luar seperti gesekan, tarikan, tekanan dan sebagainya. Prinsip Kerja Fiber Optik Prinsip kerja serat optik adalah transmisi informasi dalam bentuk partikel cahaya atau foton. Inti dari fiberglass & cladding memiliki indeks bias khusus untuk memuntir cahaya ke dalam sudut tertentu. Kemudian data ditransmisikan dengan kecepatan yang sangat tinggi. Faktor lainnya yang mempengaruhi efisiensi dari pantulan cahaya itu lebih kepada bahan apa yang dipakai pada serat optik tsb. Semakin murni bahan penyusun serat optik, cahaya yang diserap makin minim. Dengan minimnya suatu fiber optik menyerap cahaya, cahaya yang dapat dipantulkan akan semakin kuat. Hal ini akan membuat kinerjanya makin maksimal. Plus β Minus Fiber Optik Nilai plus atau pun kelebihan serat optik antara lain sebagai berikut Jumlah Bandwidth cenderung tinggi dan melampaui kabel tembaga Lebih sedikit daya yang hilang dan memungkinkan transmisi data untuk jarak yang lebih jauh Kabel optik tahan terhadap interferensi elektromagnetik Ukuran kabel serat adalah 4,5 kali lebih baik dari kabel tembaga Kabel ini lebih ringan, lebih tipis, dan memakan ruang lebih sedikit dibanding kabel berjenis logam. Instalasinya sangat gampang karena bobotnya lebih ringan. Kabel serat optik sangat sulit untuk disadap oleh pihak luar, sebab tidak menghasilkan energi elektromagnetik. Sehingga tingkat keamanan saat ber-transmisi data jauh sangat tinggi. Kabel serat optik sangat fleksibel, mudah ditekuk, dan daya tahan terhadap sebagian besar unsur asam jauh lebih baik dibanding kawat tembaga. Nilai minus ataupun kelemahan dari serat optik termasuk yang berikut Kabel ini lebih halus dari kabel tembaga sehingga saat instalasi terkadang dibutuhkan ekstra ketelitian tinggi. Diperlukan perangkat khusus untuk memeriksa transmisi kabel fiber. Sumber cahaya yang diperlukan pada kabel fiber optik sangat tinggi. Demikian ulasan kami tentang pengertian, fungsi, prinsip kerja, jenis-jenis kabel fiber optik dan juga pemanfaataannya dalam dunia industri. Semoga akan banyak lagi yang terbantu dengan adanya artikel terbaru ini. Adapun artikel sebelumnya yang kami publikasikan berkaitan tentang fungsi firewall pada jaringan voIP, juga bisa dimarkah untuk kemudian dibaca lagi secara lebih mendetail. Terima kasih.
macam macam konektor beserta gambar